Dunia Industri di Kalsel Dipastikan Masih Aman

BANJARMASIN – Meski saat ini isu virus corona tengah marak di Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan, hal ini tidak atau belum mempengaruhi dunia industri di Banua ini.

“Sampai saat ini, kami belum menerima adanya laporan keluhan dari pelaku industri di Provinsi Kalimantan Selatan, terkait isu maraknya virus corona di Indonesia termasuk di provinsi ini,” ujar Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Mahyuni, kepada Abdi Persada FM.

Mahyuni mengatakan, penjualan dan pembuatan industri di Provinsi Kalimantan Selatan tidak terganggu atau masih berjalan lancar.

“Untuk industri tekstil pembuatan kain tradisional dan makanan beberapa daerah di provinsi ini belum ada keluhan yang disampaikan, oleh pelaku industri tersebut,” ungkap Mahyuni.

Karena itulah, Mahyuni berharap, kondisi maraknya isu penyebaran virus corona ini, tidak memberikan pengaruh apapun terhadap dunia industri di Provinsi Kalimantan Selatan.

Meski belum ada keluhan yang disampaikan, lanjut Mahyuni, pihaknya kedepan mengkhawatirkan ketersediaan bahan baku baik lokal dan impor, untuk pembuatan kain tradisional, dan makanan.

“Ditengah maraknya isu corona yang melanda saat ini. Kami mengkhawatirkan ketersediaan bahan baku pembuatan kain tradisional dan makanan pelaku UMKM di Provinsi ini,” tutur Mahyuni lebih lanjut.

Menurut Mahyuni, pasokan kain untuk industri kain sasirangan masih didatangkan dari Pulau Jawa. Sedangkan, untuk benang kebanyakan di impor dari luar negeri, seperti China dan lainnya.

Sedangkan, tambahnya, untuk industri makanan pelaku usaha sudah ada melakukan penyetokan bahan baku yang berasal dari lokal.

Untuk bahan baku tepung masih didatangkan dari Pulau Jawa.

“Kami berharap, ketersediaan bahan baku tersedia, untuk pelaku industri di Kalimantan Selatan,” pungkas Mahyuni. (SRI/RDM/RRF)

 

http://abdipersadafm.co.id/2020/03/18/dunia-industri-di-kalsel-dipastikan-masih-aman/